HARLAH KE-70 A.S.R.I Salam sejahtera kepada seluruh civitas akademika ISI Yogyakarta dan alumni ISI dimanapun anda berada. Ijinkanlah saya sebagai ketua umum Harlah Ke-70 tahun A.S.R.I 2020, menyampaikan laporan dan sambutan atas seluruh rangkaian penye- lenggaraan acara Harlah A.S.R.I tahun ini.Alhamdulilah, puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, penyelenggaraan acara harlah ke 70 tahun A.S.R.I tahun ini dapat berlangsung dengan baik dalam suasana yang penuh semangat, khidmat, dan dinamika yang tinggi. Peringatan Harlah 70 tahun A.S.R.I tahun ini dimulai pada bulan Januari 2020 ditandai dengan acara Tradisi Tumpengan A.S.R.I, kemudian disusul dengan Ziarah ke Makam R.J. Katamsi dan Makam Seniman Girisapto Imogiri Yogyakarta, Pelaksanaan Kongres Pertama Alumni A.S.R.I – FSR ISI Yogyakarta yang melahirkan IKASRI (Ikatan Alumni Seni Rupa ISI Yogya- karta), Peluncuran buku 70 tahun ASRI oleh Tim 7, dan penyerahan penghargaan Pertama Pratisara A.S.R.I kepada Sdr. Entang Wiharso sebagai salah satu alumni berprestasi dan berdedikasi dalam dunia seni rupa.Harlah tahun ini menjadi berbeda karena mengalami dua situasi berbeda, kita menghadapi kondisi yang tidak mudah, masa pandemik dan gejolak sosial politik yang terus terjadi di masyarakat. Namun begitu dengan spirit “A.S.R.I”, akhirnya pameran Harlah A.S.R.I dengan judul TONGGAK, para pendiri dan pembangun A.S.R.I dapat terselenggara dengan baik di Galeri R.J. Katamsi. Pameran tersebut dapat terselenggara atas bantuan dan kerjasama antara panitia dan berbagai pihak , khususnya Fakultas Seni Rupa ISI Yogya- karta, Galeri R.J. Katamsi, Taman Budaya Yogyakarta, Bpk. dr. Oei Hong Djien & OHD Museum, Bpk. Nasirun & Studio Nasirun, Ibu Yani Sapto Hoedojo & Sapto Hoedojo Gallery, Keluarga Bpk. R.J. Katamsi, Keluarga Bpk. Djengasmoro, Bpk. Budi Trisno Tjahjono, Bpk. Sadjiman, Keluarga Bpk. Edhi Sunarso, Ibu Dyan Anggraeni dan seluruh keluarga para pendiri dan pembangun A.S.R.I yang tidak bisa saya sebut- kan satu persatu, dan tentu saja seluruh keluarga besar ISI Yogyakarta.Selain pameran tersebut, yang tidak kalah pentingnya juga dalam harlah ke 70 tahun A.S.R.I ini adalah penyelenggaraan webinar Forum Seni dan Kebangsaan. Forum ini menjadi upaya bagi kami untuk membuka diri, melakukan refleksi, self-critic, berdialog dengan berbagai pihak dan mendisukusikan kembali masa lalu A.S.R.I, masa kini FSR ISI Yogyakarta untuk membangun dan menentukan arah tujuan Pendidikan seni rupa untuk masa depan untuk kemajuan kebudayaan Nasional. Hal ini tentu saja akan didasari pada nilai-nilai historis kebangsaan dan pengetahuan yang sudah dibangun para pendiri A.S.R.I. A.S.R.I Yogyakarta adalah sebuah kekuatan, sebuah kekayaan budaya yang tak ternilai harganya. A.S.R.I hadir dan lahir ketika bangsa Indonesia masih usia yang sangat muda di 15 Januari 1950, dari rahim Kongres Kebudayaan Pertama di Magelang yang diinisasi oleh para penggagas Republik ini, Presiden Sukarno, Hatta, Ki Hajar Dewantara, Ki Ageng Suryomentaram, Ki Mangunsarkoro, Sindoe Suwarno dan sejumlah nama-nama yang lain. A.S.R.I-lah yang turut membentuk wajah seni rupa Indonesia hingga menjadi seperti sekarang ini. A.S.R.I telah memberi pengaruh besar pada identitas modern bangsa Indonesia melalui seni rupa. R.J. Katamsi, Hendra Gunawan, Djayengasmoro, Koesnadi menjadi figur-figur penting yang memberi warna akademis pendidikan seni rupa di A.S.R.I.70 tahun A.S.R.I menjadi momentum penting untuk mencari nilai-nilai baru tanpa meninggalkan nilai-nilai lama yang masih relevan tentang; spirit kebangsaan, keberbedaan dan mendorong kembali“jiwa-jiwa yang merdeka” yang penuh kreativitas.Terimakasih sebesar-besarnya kami sampaikan kepada Men- teri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Bpk. Nadiem Makarim, M.B.A dan Dirjen Kebudayaan Bpk. Hilmar Farid, Ph.D yang telah bersedia menjadi nara sumber untuk webinar Forum Seni dan Kebangsaan. Terimakasih juga kepada yang terhormat Rektor ISI Yogyakarta Bpk Prof. Dr. M. Agus Burhan, M.Hum beserta jajarannya, Dekan Fakultas Seni Rupa, Bpk. Dr. Timbul Raharjo M.Hum beser- ta , Mas Butet Kartaredjasa, Mas Entang Wiharso. Kepada seluruh tim kurator Pameran TONGGAK, Para Pendiri dan Pembangun A.S.R.I, Bpk Dr. Suwarno Wisetrotomo, M.Hum, Dr. Suastiwi, M.Des, Bpk. Drs. Umar Hadi M.S, Sudjud Dartanto M.Hum, dan Sdr. Tomi Firdaus, S.Sn. Teri- maksih juga kepada Sdr. Farid Stevyasta untuk karyanya yang dipasang dipintu masuk Galeri yang “merekonstruksi” semangat dan jiwa kebangsaan dalam Kongres Kebudayaan I Kongres Kebudayaan I hadir kembali dalam Harlah kali ini. Tak lupa saya sampaikan terimakasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyelesaikan dan menyukseskan semua detail acara. Semoga ini bermanfaat dan menjadi proses pembelajaran untuk kita semua untuk kemajuan seni rupa Indonesia. Maju terus Seni Rupa Indonesia sampai bertemu di Harlah A.S.R.I berikutnya.

Leave a Reply