Kreatif di Tengah Pandemi
PAMERAN DIES KE-36 ISI YOGYAKARTA
Fakultas Seni Media Rekam
Physical Distancing - Agus Triyana (2020) Pray From Home - Alexander Dion (2020) Budayakan Berjemur - Iqbal Bondan Nugroho (2020) New Normal, Old Reality - Ahmad Ribhi Musyarraf (2020) Desperate Measures - Abethnego (2020) Patient - Kristian Sihite (2020) Frequenzy - Dwiky (2020) Tenggelam dalam Rasian - Muhammad Alfariz (2020) Everyone's Sadness - Rahmat Mukhlasin (2020) KARANTINA - Muhammad Fikri Haikal (2020)

Judul : Try Again
Nama : Ainul Fikri
Tahun Produksi : 2020
Format : Film Fiksi
Prodi : Film & Televisi
Sinopsis
Ezra (12) diberi tanggung jawab dari ayahnya untuk mengantar Sawa (8) ke rumah temannya. Namun, Ezra malah mampir ke atas bukit untuk mencari sinyal dan bermain game online di HP ayahnya. Hal itu membuat Sawa jengkel. Ezra yang terlalu fokus pada HP menyebabkan ia tidak sadar jika Sawa tiba-tiba sudah tidak ada di sekitarnya. Kecurigaan ia pada Si Jaket Hitam (21) yang sebelumnya ada di atas bukit juga menyebabkannya kian panik. Ezra mencari adiknya sampai menuruni bukit dan menemui beberapa orang, untuk ditanyai mengenai sosok laki-laki berjaket hitam tersebut, antara lain, seorang pemuda-pemudi yang hendak berbuat mesum, Bu Sri (48), tetangganya yang penggila sinetron, teman sekolahnya yang baru saja melukai mbah bersepeda dengan bola sepak, dan neneknya sendiri yang baru mengusung-usung hasil panennya. Hasilnya nihil dan membuat Ezra memutuskan untuk segera pulang ke rumah. Di rumah, ia melihat Ayahnya secara tidak sengaja melukai ibunya. Ezra sangat shock dengan kejadian tersebut dan menyebabkan ia balik ke atas bukit sinyal, sesaat ia baru menyadari bahwa Sawa telah menghilang. Kali ini ia bergegas pulang ke rumah, tanpa menemui siapapun terlebih dulu, untuk mencegah ayahnya melukai ibunya. Namun, ternyata kali ini berakhir dengan Ezra yang dimarahi habis-habisan oleh ayahnya yang temperamental. Ezra dipukuli dengan sangat keras oleh ayahnya. Ezra kembali ke waktu dimana ia masih di atas bukit. Kali ini ia menuruni bukit dengan waktu yang lebih pas, tidak terlalu lamban dan tidak terlalu cepat. Hal itu menyebabkan dampak yang berbeda bagi setiap orang yang ia jumpai di jalan. Salah satu dampak yang signifikan terjadi adalah dimana tetangganya, Bu Sri, mampu mengabarkan ke para tetangga, bahwa Sawa telah hilang karena (diduga) diculik. Kabar tersebut meluas dengan cepat ke penjuru desa, seiring infonya yang dibesar-besarkan menjadi Ezra dan Sawa yang dikira mati tertimbun longsor di atas bukit, bahkan sampai ke telinga orang tua Ezra dan Sawa. Di satu sisi, kecurigaan Ezra akhirnya mengetahui dari teman-teman di sekolahnya bahwa Sawa memang pergi bersama Si Jaket Hitam, yakni menuju ke rumah Pak Dukuh. Ternyata Si Jaket Hitam memiliki urusan disana dan menanyakan lokasinya pada Sawa di bukit sebelumnya. Kebetulan memang Sawa ingin ke rumah temannya yang merupakan anak Pak Dukuh. Ezra bergegas menyusul mereka. Orang tua Ezra yang telah panik, menyusul ke atas bukit. Ezra dan Sawa kemudian mengetahui perihal orangtua mereka yang mengira mereka mati di atas bukit dari Bu Sri dan para tetangga sebelumnya. Si Jaket Hitam kemudian mengantar Ezra dan Sawa ke atas bukit untuk bertemu kedua orang tua mereka.

Judul : Booking Out
Nama : Fuad Hilmi Hirnanda
Tahun Produksi : 2020
Format : Film Mockumenter
Prodi : Film & Televisi
Sinopsis
Dokumentasi kehidupan Udin (35), seorang penjual pulsa rumahan. Di balik usahanya tersebut, Udin memiliki pekerjaan lain, yaitu sebagai pelaku prostitusi online. Udin menjalankan bisnisnya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan menghidupi Tole (10), anaknya, dan Arum (17), Adik iparnnya. Dalamm enjalankan bisnisnya, Udin biasa memanfaatkan Arum untuk menarik para pelanggan.

Judul : Salam Balungan Kere
Nama : Antonius Janu H.
Tahun Produksi : 2019
Format : Film Dokumenter
Prodi : Film & Televisi
Sinopsis
Perjalanan Helarius Daru di dunia musik sudah dimulai sejak ia duduk di bangku sekolah menegah pertama. Bermodalkan sebuah lagu bergenre hip-hop dangdut, Daru memulai karir musiknya. Hal ini membuat ia merasa semakin mantab untuk mendalami dunia musik. Daru pun melanjutkan pendidikannya di Sekolah Menengah Musikdan kemudian melanjutkan untuk kuliah di jurusan musik juga. Selama menempuh pendidikannya tersebut, Daru mendapat banyak pengalaman baru yang berpengaruh terhadap bagaimana ia bermusik. Hingga pada suatu titik, Helarius Daru bertransformasi menjadi seorang Ndarboygenk yang dikenal dengan karya-karya musik dangdutnya. Sederetan lagu telah diciptakan oleh Daru dan banyak digemari oleh orang-orang. Balungan kere menjadi salah satu lagu ciptaan Daru yang sangat berpengaruh bagi para pendengarnya. Hingga lagu ini pun menjadi sebuah salam yang sering disampaikan oleh Ndarboygenk ketika bertemu dengan penggemarnya. Bagaimana perjalanan Daru dalam bermusik? Bagaimana lagu balungan kere dapat sangat berpengaruh bagi pendengarnya? Dan apa makna dari salam balungan kere?

Judul : HUma Amas
Nama : Muhammad Al Fayed, Ghina Rahimah, Dipa Kurnia Abhinawa
Tahun Produksi : 2020
Format : Film Fiksi
Prodi : Film & Televisi
Sinopsis
Yusni (40) seorang petani di desa kecil, Kalimantan Timur yang membesarkan anaknya Aji (9) seorang diri. Suatu hari terpaksa menjual sawahnya dan akhirnya menjadi buruh tambang. Dalam kerja kerasanya Yusni akhirnya sedikit bisa memenuhi kebutuhan hidupnya dan memberikan uang jajan lebih kepada anaknya agar bisa membeli mainan yang sejak lama diinginkannya. Namun, ketika Aji telah membeli mainan impiannya agar dapat bermain bersama dengan teman-temannya. Namun, teman-temannya kini telah memiliki mainan baru yang mana itu membuat hati Aji merasa kecewa dan sedih. Ia putuskan untuk bermain sendiri di danau bekas tambang yang sebelumnya menjadi tempat bermain Aji dan teman-temannya. Disisi lain, Yusni merasa menyesal telah menjual sawah miliknya kepada perusaha-an tambang yang berakhir ia mendapatkan pekerjaan yang jauh dari apa yang dijanjikan oleh perusahaan tambang.

Judul : Rahim Puan
Nama : M. Syahiddan
Tahun Produksi : 2020
Format : Film Fiksi
Prodi : Film & Televisi
Sinopsis
Ningrum bekerja di sebuah pabrik garmen sebagai seorang buruh jahit, terpaksa dan dipaksa menerima seluruh kesepakatan penyewaan rahim yang dilakukan oleh ayahnya yang bernama Mujiono, demi melunasi seluruh hutang-piutung keluarganya kepada atasanya yang bernama Agus dan Ajeng. Kesapakatan tersebut dilakukan bersama Agus dan Ajeng yang sudah lama tidak memiliki anak akibat rahim Ajeng yang kurang subur. Ningrum harus ikhlas menerima dirinya akan dinikahi dan dihamili oleh Agus, kesepakatan dianggap selesai setelah anak yang ada di dalam kandungan Ningrum lahir dan nantinya akan dirawat oleh Agus dan Ajeng sebagai anak mereka.

Judul : Niram
Nama : Yunalistya Sakanti Putri
Tahun Produksi : 2020
Format : Film Dokumenter
Prodi : Film & Televisi
Sinopsis
Switha adalah salah satu anak suku tamil yang termasuk suku minoritas yang memeluk agama hindu dan sedang mengenyam pendidikan sekolah menengah atas di Kota Medan. Terkenal menjadi murid aktif yang berkegiatan disekolah membuktikan bahwa Switha dapat beradaptasi dengan lingkungannya dengan baik meskipun adanya isu-isu berkaitan dengan SARA yang sedang terjadi di Indonesia Secara tidak langsung hal ini berpengaruh dalam kehidupan sosial Switha yang setiap harinya berada dilingkungan multi etnis. Berikut menunjukan adanya pengaruh multikulturalisme dalam diri Switha yang begitupun bangga menjadi seseorang yang bersuku tamil sekaligus berbangsa Indonesia.

Judul : Ratri
Nama : Irsyando Misviyandi
Tahun Produksi : 2020
Media : Film Fiksi
Prodi : Film & Televisi
Sinopsis
Berkisah tentang kehidupan gadis jawa bernama Ratri yang hidup berdua dengan Ibunya. Ratri sangat menyayangi Ibu dan selalu mencoba menuruti apa yang dikatakan Ibu. Sempat sekali Ratri membantah Ibu dan itu berakibat celaka baginya. Suatu saat Ibu memberi pesan kepada Ratri, jika besar kelak jangan menikah dengan pria Sunda. Karena rasa sayangnya kepada Ibu, Ratri memegang teguh pesan itu. Saat Ratri dewasa dan ibu telah meninggal, hidupnya pun semakin sunyi. Rasa rindu dan rasa kesepian pun muncul dari dalam dirinya. Hingga Ratri terdesak dengan rasa kesunyian tersebut dengan adanya perkataan dan fitnah dari tetangga yang membuatnya semakin terdesak. Di saat yang tepat, datanglah seorang pria Sunda datang melamarnya. Rasa kebimbangan yang besar pun muncul dalam hidup Ratri.

Judul : Masih Kecil
Nama : Faishal Amri
Tahun Produksi : 2020
Format : Film Fiksi
Prodi : Film & Televisi
Sinopsis
Bunga berumur 9 tahun atau sekitar kelas 4 SD dan teman sepermainannya Setyo 9 tahun. Mereka bermain di halaman rumah meskipun saat itu hujan turun. Keduanya mengira Bunga hamil setelah mereka tidak sengaja berpelukan. Keduanya berasumsi bahwa pelukan dapat menyebabkan kehamilan dari kesalahpahaman mereka atas sinetron yang pernah mereka lihat di televisi. Hari berikutnya, di teras sekolah mereka memperdebatkan tentang tanda-tanda kehamilan yaitu muntah sambil membandingkan dengan kejadian yang ada di sinetron. Apabila bunga muntah maka dia hamil, apabila tidak maka bunga tidak hamil. Sesampainya di rumah Bunga tiba-tiba muntah, Bunga masuk angin dan tidak masuk sekolah keesokan harinya. Bunga sempat bertanya kepada ibunya tentang kehamilan. Namun, ibu tidak serius mendengarkan apa yang ditanya Bunga. Bunga sangat ketakutan akan kehamilannya, karena dengan begitu ia akan menjadi ibu rumah tangga dan tidak bisa bermain seperti sedia kala. Kondisi tersebut membuat mereka tertekan dan mencoba mencari solusi dan jawaban. Setyo teringat sesuatu tentang kakaknya yang pernah membicarakan tentang kehamilan dengan temannya. Setyo pun bercerita dan bertanya kepada kakaknya yang sedang asyik bermain game PUBG. Setyo antusias dan mengikuti saran kakaknya untuk mendatangi rumah Pak Darus. Setyo dan Bunga mendatangi dukun yang diduga tempat pengguguran kandungan, yaitu Pak Darus. Setyo diberi tahu bahwa untuk menjalankan niatnya Setyo harus membayar lima ratus ribu. Bunga dan Setyo pun pulang. Klimaks pada film ini Bunga dan orang tuanya dipanggil ke ruang BP karena ketahuan mengambil uang di kantin sekolah dan dimintai keterangan. Di ruangan tersebut Bunga menjelaskan tujuan ia mengambil uang di kantin bahwa ia ingin pergi ke dukun pengguguran kandungan untuk menggugurkan bayinya. Di akhir cerita, ibunya Bunga mengetahui masalah yang sedang terjadi pada Bunga meski ia kecewa karena banyak hal yang dilewatkannya dan tidak terduga yang telah dilakukan oleh anaknya.

Judul : Kangen Kuliah
Nama : Arif Sulistyono
Tahun Produksi : 2020
Format : Video Dokumenter
Prodi : Film & Televisi
Sinopsis
Pandemi Covid-19 memaksa setiap orang tidak berada di luar rumah. Sekolah, kampus, mal, perkantoran, bioskop dan sebagainya menghentikan seluruh aktivitasnya, tak terkecuali kampus ISI Yogyakarta. 16 Maret 2020 keluar surat edaran Rektor ISI Yogyakarta bahwa kegiatan akademik berjalan secara daring. Sejak saat itu tak terlihat lagi mahasiswa-mahasiswa yang duduk lesehan di sudut kampus untuk membuat sketsa, tak terlihat lagi mahasiswa membidik dengan kamera foto atau videonya, tak terdengar lagi suara-suara alat musik, suara gamelan dan sebagainya. Parkiran dan boulevard kampus yang biasanya penuh dengan motor dan mobil seketika kosong. Gedung-gedung tiba-tiba kosong tanpa ada manusia di dalamnya.
Hampir empat bulan lamanya kampus sunyi tak ada aktivitas kuliah tatap muka. Semua pindah ke ruang maya mulai dari aplikasi konferensi video, aplikasi kelas jarak jauh maupun aplikasi chat. Meski agak gagap di awal karena perpindahan bentuk pembelejaran secara tiba-tiba, kuliah akhirnya dapat berjalan, Namun demikian hampir semua mahasiswa selalu ingin kembali bertemu di ruang kelas, studio, pendopo dan ruang-ruang yang biasanya mereka gunakan untuk kuliah. Kampus memang tidak semata-mata soal gedung, karena kampus adalah soal manusia.
Video ini dibuat untuk merayakan Dies Natalis ke-36 ISI Yogyakarta sebagai refleksi bersama atas situasi belajar dan bekerja secara daring. Produksi video tetap menaati prosedur pencegahan Covid-19 dan tanpa ada orang lain di sekitarnya. Seluruh gambar direkam menggunakan quadcopter DJI Mavic 2 Pro dengan kamera Hasselblad berpengendali jarak jauh.

Judul : Jalan Menuju Speciality Kopi Kaliangkrik
Nama : Latief Rahman Hakim, M.Sn, Widhi Nugroho, M.Sn. & Pius Rino Pungkiawan, M.Sn.
Tahun Produksi : 2020
Format : Dokumenter Series
Prodi : Film & Televisi
Sinopsis
Kabupaten Magelang terkenal sebagai daerah yang beriklim sejuk dengan hamparan tanah pegunungan yang subur. Sayur mayur, buah-buahan dan bunga merupakan hasil bumi yang sangat populer dikalangan masyarakat dan petani. Akan tetapi lain cerita dengan kopi. Ya, kopi. Kopi jenis arabika pula ! Tidak banyak orang tahu (bahkan pecinta dan pelaku usaha kopi) kalau di kaki Gunung Sumbing tepatnya di Desa Nawonggo Kecamatan Kaliangkrik terdapat kopi berkualitas enak. Adalah kelompok tani Mekar Lestari yang menjadi saksi perjuangan dalam mempertahankan ideologi mereka dengan “beristiqomah” terhadap kopi hingga akhirnya mampu menemukan ceruk pasar industri kopi dari hulu hingga hilir saat ini. Sayangnya, semangat mereka hampir pupus ketika dahulu harapan besar terhadap kopi sirna akibat ulah para tengkulak pengijon kopi. Mereka meninggalkan cerita “pahit” ketika kopi-kopi hasil panen para petani tidak dibeli karena tidak mencukupi dari sisi kuantitas. Mereka enggan membeli. Panen kopi menumpuk, binggung mau dijual ke mana. Berkat peran Pak Sasongko dan Mas Rinto, berkat kerja keras keduanya dan didukung semangat saling berbagi untuk menguatkan kelompok tani serta rasa syukur mereka terhadap alam, mereka bertekad untuk memasarkan dan mengembangkan kopi Kaliangkrik ini secara mandiri. Menjadi petani kopi yang berdaulat dan berwawasan modern (closing statement film tentang ideologi petani-istiqomah terhadap kopi).
Jalan Menuju Speciality Kopi Kaliangkrik merupakan satu dari beberapa rangkaian episode documenter series “KOPI KALIANGKRIK-ROAD TO SPECIALTY”

Pejuang Covid-19
Digital Painting
Ika Yulianti (2020)
Deskripsi
Pandemi Covid-19 telah melumpuhkan semua sendi kehidupan manusia, mulai dari kesehatan, perekonomian hingga sosial. Tenaga medis menjadi garda terdepan dalam menghadapi virus covid-19. Pengorbanan yang sangat luar biasa mulai dari harus jauh dari keluarga demi melaksanakan protocol kesehatan, memakai alat pelindung diri yang tidak nyaman, bahkan banyak yang harus kehilangan nyawanya karena terkena virus covid-19. Hal tersebut menggerakkan semua orang untuk mengapresiasi perjuangan para tenaga medis yang sudah menjadi garda terdepan dalam melawan virus-covid-19.
Melalui referensi foto, ilustrasi ini dibuat untuk menggambarkan adanya kecantikan hati para tenaga medis dibalik kelengkapan alat pelindung diri dalam menjalankan tugasnya. Selamat berjuang para tenaga medis, terimakasih sudah menjadi pejuang yang tak pantang menyerah.

Manusia liyangan
Sculpting Desain Karakter
Media Gips Clay
Mahendradewa (2019)

Like a dog_under construction
Modeling 3D/Ilustrasi
Tanto Harthoko (2020)
Deskripsi
Wujud yang belum jadi akan menjadi sebuah tanda tanya karena akan menjadi seperti apa jika sudah selesai nanti atau menjadi seperti apa saat ini dengan yang tampak sedang terlihat oleh mata kita. Apabila bentuk low poly 3D ini dilengkapi dengan daun telinga mungkin dapat terlihat lebih jelas seperti apa bentuknya, apakah menjadi seperti seekor anjing atau mungkin menjadi seekor tikus ataupun jenis binatang lainnya. Berbagai bentuk telinga yang dibuat pun dapat menentukan arah wujud binatang yang diinginkan. Telinga panjang akan makin jelas mirip dengan anjing dan telinga pendek bulat dapat menjadi seekor tikus. Judul “Like a Dog_Under Construction” bila diartikan yaitu Seperti Seekor Anjing (dalam proses pengerjaan), merupakan karya karakter 3D low poly yang dibuat dengan software 3D Blender. Apapun bentuk yang dibuat tulisanlah yang akan memperkuat makna (anchoring) pada bentuk yang dimaksud
Sinopsis
Tokoh utama dalam video yang berjudul Princess of Sun adalah anak dari matahari yang kami ciptakan karena terinspirasi dari kisah ksatria Karna anak dewa matahari. Princess of Sun ini berkisah mengenai anak matahari yang masih polos dan lugu turun ke bumi namun sesampainya di bumi banyak ancaman yang membahayakan. Kemudian diselamatkan oleh para astronot, ia bisa pulang dengan damai. Dia berjanji akan belajar dan membawa bekal dulu untuk menghadapi semua hal yang ada dibumi.

Princess of Sun
Stop Motion Video
Agni Saraswati (2020)

Panji dan Candrakirana
Desain karakter
Tegar Andito (2020)
Deskripsi:
desain karakter pixel art berdasarkan relief Kisah Panji pada Bangunan Teras Pendopo pada kompleks Candi Penataran

Infografis Unggah Portfolio PMB Mandiri ISI YK
Ilustrasi
Kathryn Widhiyanti, Mohammad Daffa’, Agnes Karina Pritha A. (2020)
Deskripisi:
Infografis Unggah Portofolio memberikan informasi mengenai proses unggah portofolio bagi mahasiswa baru yang akan mengunggah portofolio sebagai proses test masuk jalur Mandiri ISI Yogyakarta

Mangga Buah Idola – Petualangan empat sekawan
Komik
Nuria Indah Kurnia Dewi (2019)
Deskripsi :
Bercerita tentang petualangan 4 sekawan bernama Pandu, Luki, Asri, dan Airin dalam usahanya mencangkok pohon mangga, buah yang sangat mereka sukai. Niat mencangkok pohon mangga yang semula hanya didasari rasa ingin tahu, malah harus membuat mereka bermusuhan dengan seorang anak kelas 4 SD bernama Banu.
Kisah petualangan, persahabatan, serta materi IPA tentang perkembangbiakan tumbuhan, disampaikan dalam 34 halaman komik. Komik pembelajaran IPA yang ditujukan untuk siswa sekolah dasar kelas 6 ini dapat menemani proses belajar siswa dengan pendekatan yang ringan dan menyenangkan.
T EGG – Episode 2
Film Animasi 3D
Arasy Indzar Abdillah Arwanhadi; Miftakhul Ulum; Ann Marie Nalapraya (2020)
Deskripsi
T – rex masih mencari induknya sampai keliling hutan, namun tidak juga ketemu. Ketika ia masuk ke hutan, ia melihat telur yang hampir seukuran dengan tubuhnya. Namun, ketika ia mendekati telur itu, ada seekor kupu – kupu yang mengganggunya, kemudian t – rex mengejar kupu kupu itu, kakinya tersangkut ke tanaman
Kita Pancasila
Film Animasi 2D
Wahyu Nurul Iman dan Samantha Sabila (2020)
Sinopsis
Kita ketahui Indonesia ada berbagai penganut agama yang berbeda. Oleh karena itu, kita harus menjunjung tinggi sikap toleransi dan gotong royong dalam berbagai aspek kehidupan demi terciptanya kemakmuran, perdamaian, dan kesejahteraan bangsa


Protocol
Modelling 3D
Mohammad Arifian Rohman (2020)
Deskripsi
Dunia seakan telah mengelami perubahan baik dalam berperilaku pribadi maupun perilaku bersosial, masa pandemic memang merubah segalanya dan semakin membatasi ruang gerak makhluk di dunia. Demi menghindari sesuatu yang tak terlihat oleh mata dan tak dirasa oleh indra kita, berbagai peraturan tengah dicanangkan seakan menghindari musuh yang sangat mikro, kata (tidak boleh ini, tidak boleh itu dan harus ini, harus itu) menjadi terapan protocol diberbagai hal.
Karya “Protocol” dengan pemvisualan 3D modelling sebagai ilustrasi media 3 dimensi, tampak satgas (satuan petugas) protocoler yang telah menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) untuk menjaga agar tetap terkendali dari sekian jutaan public yang menonton karya agar tetap dalam area protocol yang aman. Karya ini juga bisa sebagai himbauan kepada masyarakat luas agar tetap patuh dan berjalan sesuai Protocol.