Buku Sejarah ASRI, dalam Rangka Harlah 70 Tahun ASRI

Buku Sejarah ASRI, dalam Rangka Harlah 70 Tahun ASRI

Judul Buku : 70 Tahun A.S.R.I Lini baru Pendidikan, Pergulatan Politik Identitas,Medan pertarungan Baru Seni Rupa Indonesia
Penulis Buku : Anusapati, Deni Junaedi, M. Dwi Marianto, Nano Warsono, Rain Rosidi, SP. Gustami, Suastiwi Triatmodjo, St. Sunardi, Sudjud Dartanto, Suwarno Wisetrotomo, Yulyta Kodrat
Penerbit Buku : Fakultas Seni Rupa Institut Seni Indonesia Yogyakarta Bekerjasama dengan Penerbit Nyala Yogyakarta
Tahun Terbit : Januari 2020
Tebal Buku : 297 Halaman

Penyusunan buku ini bertumpu pada bingkai sejarah tahun-tahun kelahiran ASRI Yogyakarta hingga perkembangannya menjadi Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta. Sumber utamanya penyusunan buku ini adalah wawancara pelaku, saksi, dan beragam dokumentasi berupa artikel, berita di media cetak, tulisan atau catatan, dan berbagai foto. Buku ini dihasratkan untuk merawat ingatan atas peran- peran artistik dan intelektual sejumlah pelaku sejarah yang terkait dengan sekitar pemikiran, pendirian, dan membangun eksistensi ASRI Yogyakarta hingga FSR ISI Yogyakarta.

Buku ini ditulis menjadi tiga bagian, bagian pertama (1947-1968) mengenai Lini Baru Seni Rupa Indonesia, meliputi, sejarah berdirinya ASRI Yogyakarta, kelahiran, hingga berubah menjadi STSRI “ASRI”. Bagian kedua (1968-1984) meliputi Pergulatan Politik Identitas di dalam STSRI “ASRI”, bagaimana institusi ini berhadapan dengan situasi sosial, politik, ekonomi, dan budaya era Orde Baru. Bagian ketiga (1984-2016) meliputi perjalanan FSR ISI Yogyakarta dalam Medan Pertarungan Baru Seni Rupa, pada bagian ini memaparkan situasi keunikan institusi ini di tengah zaman yang bergerak cepat. Medan pertarungan berupa kompetisi antarinstitusi pendidikan tinggi seni yang lain terkait dengan pertarungan pemikiran dan penciptaan, tidak hanya dalam level nasional, tetapi juga internasional.Buku ini berupaya dengan seksama mencatat dan memaknai para pejuang pendidikan tinggi seni rupa, sebagai bagian dari cara kita untuk semakin mencintai Indonesia.