
YOGYAKARTA — Rangkaian Pameran Dies Natalis ke-42 Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta bertajuk Post-Machine Algorithm: Resonansi Rasa dalam Jejaring Biner telah resmi berakhir setelah diselenggarakan di Galeri R.J. Katamsi pada 20–26 Juni 2026. Pameran ini menjadi salah satu agenda utama dalam perayaan Dies Natalis ke-42 ISI Yogyakarta sekaligus menghadirkan ruang apresiasi terhadap perkembangan praktik seni di tengah lanskap teknologi digital yang terus berkembang.
Dibuka secara resmi pada Sabtu (20/6), pameran menghadirkan beragam karya yang mengeksplorasi hubungan antara manusia, teknologi, dan pengalaman artistik. Melalui berbagai medium dan pendekatan, para perupa menawarkan beragam pembacaan mengenai bagaimana algoritma, jaringan digital, serta kecerdasan buatan memengaruhi cara manusia merasakan, berinteraksi, dan memproduksi pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.
Selama sepekan penyelenggaraan, Galeri R.J. Katamsi menjadi ruang pertemuan bagi seniman, akademisi, mahasiswa, pegiat seni, serta masyarakat umum. Berbagai percakapan yang muncul di ruang pamer memperlihatkan bagaimana seni tetap menjadi medium penting untuk merefleksikan perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang berlangsung begitu cepat.
Pameran Post-Machine Algorithm: Resonansi Rasa dalam Jejaring Biner tidak hanya menjadi bagian dari perayaan Dies Natalis ke-42 ISI Yogyakarta, tetapi juga memperkuat peran kampus sebagai ruang akademik yang mendorong lahirnya gagasan-gagasan baru melalui praktik seni, riset, dan dialog lintas disiplin.
Berakhirnya penyelenggaraan pameran menandai selesainya salah satu rangkaian penting Dies Natalis ke-42 ISI Yogyakarta. Panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh seniman, kurator, sivitas akademika, mitra, media, dan masyarakat yang telah berpartisipasi serta memberikan dukungan selama penyelenggaraan pameran berlangsung.

Leave a Reply